Lihat foto-foto aesthetic old money di Pinterest dan langsung mikir, “Ini mah buat anak orang kaya doang, deh”? Tenang, kamu nggak sendiri. Tapi percaya deh, duit nggak banyak bukan berarti kamu nggak bisa keliatan classy dan timeless. Style old money itu lebih soal pilihan cerdas daripada harga selangit.

Mengerti Esensi Old Money Sebelum Boros

Old money aesthetic itu bukan soal brand yang bikin dompet menangis. Intinya adalah quiet luxury – kemewahan yang nggak perlu teriak. Bayangkan pria yang pakai kemeja putih sederhana tapi bahannya jatuhnya bagus, celana chinos yang pas di badan, dan sepatu kulit yang udah dipakai bertahun-tahun tapi makin cakep.

Yang bikin mahal itu bukan logo, tapi siluet, bahan, dan fit. Jadi kalau kamu paham triknya, kamu bisa dapetin look yang sama dengan budget UMR. Rahasianya? Fokus ke potongan timeless dan bahan yang nggak murahan, meski harganya terjangkau.

Filosofi Belanja Cerdas: Kualitas > Kuantitas

Sebelum kita bahas item wajib, inget satu aturan emas: beli sedikit tapi bermutu. UMR sekitar 4-5 juta? Sisihkan 300-500 ribu per bulan untuk satu item bagus. Dalam 7 bulan, kamu udah punya wardrobe inti yang bisa dipakai bertahun-tahun.

Hitung cost per wear: kemeja 400 ribu yang dipakai 100 kali = 4 ribu per pakai. Lebih murah daripada kaos 100 ribu yang cuma tahan 10 kali cuci. Logika ini yang bakal jadi penyelamat dompetmu.

Ingat: Lemari penuh baju tapi nggak ada yang pas dipakai itu sia-sia. Lebih baik 10 item yang saling mix-and-match sempurna daripada 50 item yang berantakan.

7 Item Wajib yang Harus Ada di Lemari

Ini dia daftar terkurasi khusus buat kamu yang mau bangun old money wardrobe dari nol. Urutannya dari yang paling urgent, jadi bisa belanja pelan-pelan.

1. White Oxford Shirt (The Backbone)

Ini adalah tulang punggung gaya old money. Cari yang 100% katun dengan weave oxford yang tebel tapi tetap breathable. Wajib punya collar button-down biar nggak lembek. Harga ideal: 250-400 ribu di brand seperti Uniqlo atau local brand ESB.

Triksnya, pilih fit regular atau slim tapi nggak ketat. Yang penting bahu jatuhnya pas dan panjang lengan sampai pergelangan tangan. Bisa dipakai formal, casual, di-layer dengan sweater, atau dibikin semi-formal dengan blazer.

Baca:  Kenapa Saya Berhenti Membeli Fast Fashion: Review Kualitas Baju H&M Setelah 5 Kali Cuci

2. Navy Blazer (The Elevator)

Satu blazer navy yang bagus bisa naikin level outfitmu 10x lipat. Prioritaskan warna navy gelap daripada navy muda. Bahan wool-polyester blend (minimal 50% wool) udah cukup awet dan nggak terlalu mahal. Budget 600-800 ribu bisa dapet yang decent di Zara Man atau Massimo Dutti saat sale.

Pastikan tombolnya minimalis dan nggak ada detail mencolok. Shoulder padding tipis aja biar silhouette-nya sharp tapi nggak kaku. Panjangnya harus nutupin bokong – ini kunci biar proporsi tubuh terlihat balanced, apapun bentuk badanmu.

3. Chinos dalam 2 Warna (The Workhorse)

Wajib punya dua warna: beige stone dan navy. Hindari warna-warna mencolok dulu. Cari bahan katun twill dengan elastane maksimal 2% biar tetap structured. Budget 300-450 ribu per pasang, tapi tunggu sale di brand seperti Cotton On atau Marks & Spencer.

Fit-nya pilih straight fit atau tapered. Yang penting nyaman di paha tapi tetap ramping di kaki. Buat yang bertubuh besar, avoid skinny fit karena justru bikin kesan “mencoba terlalu keras”. Straight fit lebih timeless dan classy.

4. Leather Shoes yang Tahan Lama (The Investment)

Ini satu-satunya item yang boleh agak mahal karena impact-nya gede. Cari oxford shoes coklat tua atau burgundy dari kulit asli. Budget 800 ribu-1,2 juta bisa dapet merek lokal seperti Ollie & Co atau Brodo yang pake kulit sapi asli.

Perawatan adalah kunci. Beli shoe tree (50-100 ribu) dan krim pelindung (30 ribu). Kalau dirawat, sepatu ini bisa tahan 5-7 tahun. Hitung cost per wear-nya, ini investasi termurah yang pernah ada. Hindari sepatu dengan sole yang terlalu tipis – pilih rubber sole yang anti-slip.

5. Sweater Vest atau Cardigan (The Layering Hero)

Layering adalah rahasia old money biar keliatan “effortlessly put together”. Satu sweater vest rajut atau cardigan warna abu-abu tua atau cream bisa transformasi kemeja polos jadi outfit akademik. Cari bahan wool atau cotton-cashmere blend.

Budget 250-400 ribu bisa dapet di thrift store atau brand fast fashion yang lagi nge-tren gaya preppy. Pilih ukuran yang pas di badan – nggak terlalu longgar tapi juga nggak ketat. Ini item paling fun buat eksperimen layering!

6. Classic Coat atau Trench (The Statement)

Untuk iklim tropis macam Indonesia, ini optional tapi sangat recommended kalau sering di ruangan ber-AC atau musim hujan. Pilih trench coat beige atau wool coat abu-abu dengan panjang mid-thigh. Bisa double duty sebagai outerwear dan statement piece.

Target budget 700-900 ribu di brand seperti Uniqlo U series atau cari preloved branded di platform like-new. Pastikan bahannya nggak terlalu tebal biar nggak kepanasan. One coat yang bagus bisa bikin outfit sederhana jadi keliatan luar biasa.

Baca:  Outfit Wawancara Kerja Untuk Fresh Graduate: Pilihan Warna Yang Memberi Kesan Profesional

7. Minimalist Accessories (The Finisher)

Detail kecil bikin perbedaan besar. Prioritaskan:

  • Leather belt coklat tua (100-150 ribu) dengan buckle minimalis
  • Canvas tote bag atau briefcase (200-300 ribu) daripada backpack sporty
  • Classic watch dengan leather strap (300-500 ribu) – merek lokal seperti Matoa atau preloved Timex

Hindari logam berwarna emas yang mencolok. Pilih silver atau gunmetal yang lebih understated. Satu per satu, jangan boros beli semua sekaligus.

Strategi Berburu di Budget Terbatas

Nggak perlu beli semua baru. Ini urutan strategi dari yang paling hemat:

  1. Thrift & Preloved: Cari di Instagram thrifting atau Tokopedia preloved branded. Bisa dapet blazer wool asli dengan harga 200-300 ribu. Cek kondisi bahu, saku, dan armpit area – jangan ada bau apek yang nggak ilang.
  2. Sale Season: Tunggu end-of-season sale (Januari-Februari dan Juli-Agustus). Diskon bisa 50-70%. Masuk wishlist dari sekarang.
  3. Local Heroes: Brand lokal seperti ESB, The Executive, atau Matteo Men punya kualitas yang surprising bagus di range 300-500 ribu. Bahan dan jahitannya sering lebih worth it daripada fast fashion global.
  4. One Item Per Month: Disiplin. Jangan tergoda beli 3 item murah dalam sebulan. Tahan, lalu beli satu item bagus. Lemarimu bakal lebih berisi value.

Trik Styling Biar Outfit-mu Makin “Mahal”

Punya item bagus tapi styling-nya salah? Rugi. Ikuti trik ini:

Prioritaskan Pressing & Poles: Setrika rapi itu gratis tapi efeknya gede. Kemeja oxford yang di-press bagus keliatan 2x lebih mahal. Sepatu kulit yang di-shine tiap minggu keliatan baru terus.

Monochrome & Neutral Pairing: Pakai satu warna dari atas sampai bawah (misal: navy on navy) atau kombinasi neutral (putih, beige, navy, abu-abu). Ini otomatis keliatan cohesive dan mahal. Hindari warna kontras kencang kecuali udah expert.

Roll Your Sleeves & Cuff Your Pants: Lipat lengan blazer atau kemeja 2-3x dengan rapi. Cuff celana chinos 1-2 cm biar keliatan sepatu. Detail ini bikin kesan “I put thought into this” tanpa effort berlebihan.

Layering dengan Intent: Jangan asal taruh vest di atas kemeja. Buka 2 tombol kemeja, masukkan vest, lalu atur collar-nya. Layering harus terlihat intentional, bukan cuma buat hangat.

Sample Outfit untuk 7 Hari Tanpa Ulang

Buktikan bahwa 7 item ini bisa mix-and-match tanpa batas:

Hari Kombinasi Vibe
Senin White oxford + navy chinos + leather shoes Sharp for work
Selasa White oxford + beige chinos + sweater vest + shoes Academic chic
Rabu White oxford + navy blazer + beige chinos + shoes Business casual
Kamis White oxford + navy blazer + navy chinos + shoes Monochrome navy
Jumat White oxford + beige chinos + sweater vest + coat Creative professional
Sabtu White oxford (sleeves rolled) + beige chinos + loafers Weekend brunch
Minggu Sweater vest + white oxford + navy chinos + sneakers putih Relaxed smart

Catatan: Sneakers putih kamu pasti udah punya. Masukkin aja, tetep works kok!

Final Thought: Style itu Hak Semua Orang

Budget terbatas bukan penghalang untuk tampil percaya diri. Justru keterbatasan ini melatihmu jadi shopper yang lebih mindful dan stylish yang lebih kreatif. Old money aesthetic yang sebenarnya adalah tentang confidence dan authenticity, bukan harga tag.

Mulai dari satu item bulan ini. Rasakan sensasinya pakai kemeja oxford yang bagus dan dapet compliment pertama. Dari situ, kamu bakal addicted buat upgrade diri secara bertahap. Ingat, yang penting badanmu sehat dan pakaianmu rapi, selebihnya adalah bonus. Happy styling, gentlemen!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Review Belanja Baju Preloved Di Carousell Vs Thrift Shop Instagram: Mana Lebih Aman?

Hai, fashion hunter! Pernah nggak sih kamu ngeliat koleksi preloved di Instagram…

Outfit Wawancara Kerja Untuk Fresh Graduate: Pilihan Warna Yang Memberi Kesan Profesional

Wawancara kerja pertama bikin deg-degan? Santai, kamu nggak sendirian! Banyak fresh graduate…

Solusi Outfit Untuk Pria Kurus Agar Terlihat Lebih Berisi (Bukan Sekadar Pakai Layer)

Punya postur kurus dan bingung cari outfit yang bikin terlihat lebih berisi?…

Kenapa Saya Berhenti Membeli Fast Fashion: Review Kualitas Baju H&M Setelah 5 Kali Cuci

Fast fashion itu seperti cinta yang salah—terlihat menggoda di awal, tapi bikin…