Jaket kulit sintetis kesayanganmu mulai mengelupas? Tenang, bestie, kamu nggak sendiri! Banyak yang mengira jaket kulit sintetis itu “low maintenance”, tapi ternyata butuh perhatian khusus biar tetap kece dan awet. Yuk, kita bahas cara merawat jaket kulit sintetis agar tidak mengelupas plus review produk perawatan yang worth it!

Kenapa Jaket Kulit Sintetis Bisa Mengelupas?
Sebelum masuk ke ritual perawatan, penting banget paham dulu musuh bebuyutannya. Jaket kulit sintetis (atau pleather) terbuat dari plastik PVC atau polyurethane yang dilapisi pada kain dasar. Lapisan ini bisa pecah karena:
- Dehidrasi: Kurang kelembapan membuat lapisan plastik jadi rapuh.
- Perubahan suhu ekstrem: Panas terik matahari atau menyetrika langsung bisa “memasak” lapisan plastiknya.
- Gosokan berlebihan: Tas selempang yang selalu nempel di area bahu itu silent killer!
- Pembersih keras: Alkohol, thinner, atau sabun pencuci piring bikin lapisan plastik pecah.
Penelusuran data menunjukkan bahwa jaket kulit sintetis rata-rata mulai mengelupas pada tahun kedua jika tidak dirawat, sementara yang dirawat rutin bisa bertahan hingga 5-7 tahun. Beda tipis kan?
5 Kesalahan Fatal yang Mempercepat Pengelupasan
Kita semua pernah guilty sama kebiasaan-kebiasaan ini. Ini bukan untuk dijudge, tapi biar kita sama-sama aware ya:
1. Jemur di Bawah Matahari Langsung
Matahari bikin jaket jadi kering dan rapuh. Efeknya nggak langsung keliatan, tapi dalam 2-3 bulan, pasti muncul retak halus di lipatan.
2. Lipat, Bukan Gantung
Lipatan yang terlalu lama bikin lapisan plastik pecah di area sambungan. Selalu gantung pakai hanger berbahan lembut!
3. Semprotkan Parfum Langsung
Alkohol dalam parfum adalah musuh nomor satu. Semprotkan parfum di tubuh dulu, baru pakai jaket setelah 5 menit.
4. Pakai Tas Selempang Berat
Gosokan tali tas di bahu selama 8 jam sehari itu bikin lapisan plastik mengelupas di area tersebut. Coba pakai tote bag atau kurangi beban.
5. Cuci di Mesin
Mesin cuci = jaket kulit sintetis mati. Putaran mesin dan deterjen kuat bikin lapisan plastik terkelupas total.
Ritual Perawatan Harian yang Mudah & Fun
Ini bukan ritual yang ribet kok, cuma butuh 5 menit setelah pulang:
- Lap dengan kain microfiber: Bersihkan debu dan keringat ringan. Kain microfiber lembut dan nggak bikin goresan.
- Aerasi 15 menit: Gantung di ruangan berangin sebelum dimasukkan lemari. Hindari lemari yang lembap!
- Periksa lipatan: Cek area siku dan bahu yang sering bergerak. Kalau ada retak halus, langsung treatment.
Luangkan waktu seminggu sekali untuk deep cleaning ringan pakai campuran air hangat + sabun cuci piring BABY (bukan yang biasa!). Rasanya kayak spa day buat jaket kesayangan.
Produk Perawatan Terbaik untuk Jaket Kulit Sintetis
Ini yang ditunggu-tunggu! Berdasarkan review dari komunitas fashion enthusiast dan pengalaman pribadi, ini rekomendasi produk yang bener-bener work:
Pilihan Budget-Friendly (Rp 50.000 – Rp 150.000)
1. Mink Oil (Versi Sintetis)
Mink oil asli terlalu berat untuk pleather, tapi versi sintetis dari merk lokal kayak Leather Care ID atau Shoe-Er sangat pas. Harganya sekitar Rp 80.000 per botol 100ml.
Manfaat:
- Menambah kelembapan lapisan plastik
- Membuat warna lebih vivid
- Anti-statis (nggak cepat kotor)
2. Baby Wipes (Alcohol-Free)
Pakailah baby wipes merk Johnson’s atau Pigeon yang bebas alkohol. Harga Rp 50.000 untuk 80 lembar. Praktis buat daily wipe!
Pilihan Premium (Rp 200.000 – Rp 500.000)
1. Fiebing’s Acrylic Leather Finish
Produk ini sebenarnya untuk kulit asli, tapi formula acrylic-nya sangat aman untuk pleather. Harga sekitar Rp 350.000. Satu botol bisa untuk 30-40 kali treatment.
Fitur Unggulan:
- Menutup micro-crack
- UV protection
- Water-resistant
2. Collonil Waterstop Spray
Semprotan pelindung dari Jerman ini bikin jaket jadi water-resistant dan nggak lengket. Harga Rp 250.000 per botol 300ml. Worth every penny!

Cara Mengaplikasikan Produk Perawatan (Step-by-Step)
Biar hasilnya maksimal, ikuti ritual ini seminggu sekali atau dua minggu sekali:
Langkah 1: Bersihkan Permukaan
Pakai baby wipes atau kain microfiber yang sudah dibasahi air hangat. Jangan sampai jaket basah kuyup, cukup lembap saja.
Langkah 2: Keringkan Alami
Gantung jaket di ruangan ber-AC atau kipas angin selama 1 jam. Jangan pakai hair dryer meski setting low!
Langkah 3: Aplikasikan Produk
Tuang sedikit mink oil (atau produk pilihanmu) pada kain microfiber bersih. Usapkan secara merata dengan gerakan melingkar. Fokus di area yang sering bergerak seperti siku dan kerah.
Langkah 4: Diamkan Menyerap
Biarkan produk meresap selama 30 menit. Kalau pakai Fiebing’s, butuh waktu lebih lama: 2-3 jam.
Langkah 5: Buffing
Gosok lagi dengan kain microfiber kering untuk menghilangkan sisa produk yang berlebih. Hasilnya jaket akan mengkilap natural, bukan mengkilap plastik.
Tips Tambahan untuk Umur Panjang Jaket
Ini insider tips dari stylist yang serangkaian jaket koleksi pribadi:
- Rotasi adalah kunci: Jangan pakai jaket yang sama setiap hari. Beri jeda 2-3 hari biar jaket “istirahat”.
- Hanger berbahan kayus: Hindari hanger plastik yang kasar. Kayus lembut nggak bikin bekas di bahu.
- Simpan dalam dust bag: Saat nggak dipakai lama, masukkan dalam dust bag kain. Hindungi dari debu dan sinar lemari.
- Cek cuaca: Pleather nggak suka hujan. Kalau kehujanan, langsung lap kering dan aerasi.
Pro Tip: Jika jaketmu sudah mulai mengelupas sedikit di ujung, segera aplikasikan Fiebing’s Acrylic Leather Finish. Ini bisa menutup micro-crack dan mencegah spread. Jangan tunggu sampai parah!
Kesimpulan
Merawat jaket kulit sintetis itu nggak ribet kok, bestie! Intinya adalah konsistensi dan pilih produk yang tepat. Mulai dari baby wipes harian hingga mink oil seminggu sekali, semua bisa diadaptasi sama budget dan waktumu.
Jaket kulit sintetis yang dirawat dengan benar bisa bertahan hingga 7 tahun, bahkan lebih. Bayangkan investasi awalmu Rp 500.000 untuk jaket, dibagi 7 tahun = cuma Rp 60.000 per tahun. Hemat banget kan? Jadi, mulai hari ini, kasih perhatian ekstra buat jaket kesayanganmu. Happy styling!